2024年6月13日木曜日
kisah perceraianku sama mantan istriku
2022年10月23日日曜日
how I feel my life right now
2021年10月14日木曜日
it's been a while
2021年2月5日金曜日
2021年2月4日木曜日
truth is
Baru
Papi beli henpon baru. Mereknya Samsung. Merek kesukaan papi.
Henpon baru, harga rada lumayan, kemampuan diatas rata rata pengguna di Indonesia, karena papi pengen memaksimalkan untuk yang keren2 seperti virtual reality.
papi suka banget sama yang namanya virtual reality, karena seperti masuk ke dunia lain yang kadang ngga bisa atau ga pernah papi dapatkan, meskipun itu cuma visual dan audio.
Ini smartphone paling keren yang pernah papi punya. Samsung Galaxy note 9.
2021年2月2日火曜日
bagaimana rasanya menjadi 60 tahun?
Dear,
Waktu umur 41 tahun ini, rasanya berbeda dari umur 20an. Waktu umur 20an aku pernah bertanya gimana rasanya umur 60 nanti? Jawabnya adalah saat ini aku udah merasa hidup makin menjauh. Apakah hidup itu? hidup adalah ketika kamu merasa, mendengar, melihat secara penuh. Dengan sangat baik kamu mendapatkan stimuli dari dunia ini, dan merasakannya dengan baik, dengan seluruh inderamu yang juga bereaksi terhadapnya.
Aku harap kamu bisa mengerti. Seorang pria setelah 40 tahun akan merasakan ini. Semua Pria. tidak hanya aku. Kadang ada bayangan2 kekecewaan berkelebat, mengapa aku tidak bisa seperti ini atau seperti itu. Jawabnya hanya ketika kamu melihat dirimu sendiri dari luar, baru bisa paham; ini semua adalah timeline; waktu yang akan habis masanya.
Aku akan mati suatu saat nanti. Kenangan terhadapku juga akan hilang seiring waktu.
Kamu yang menjadi bagian hidupku, akan tetap bersamaku. Disini, dan di saat nanti.
Kebahagiaanku adalah penuh ketika aku bersamamu. Sedikit memang, mungkin hanya sekelebat waktu di masa kita hidup dibumi. Barangkali tak ada artinya; tapi ia tercatat disana; bersama bintang2. Kebahagiaanku menjelma menjadi cahaya2 kecil di malam gelap, siap mengajakmu tertawa kecil; disaat aku ada ataupun tiada.
2021年1月26日火曜日
Salam letoy
2021年1月25日月曜日
Bagaimana jika aku tidak pernah menemukan cinta dalam hidup ini
Perasaan datang ketika kamu bersama seseorang.
2021年1月22日金曜日
The house
I remember the first time I got into this house. Everything was empty and no one was here with me. Remember that the first night i was going to Surabaya, tired and I decided to give a visit to my new house
I was not afraid that it was a little bit spooky, to sleep alone in a empty house. Of course with no neighbors. And I still remember that in front of my house there were no houses yet. And the view was the cemetery across the river.
But it was the night when I was so happy I had the courage to sleep in my own house. And up to this moment there are a lot of changes happening. I thought that it will come this way. The house is very much different now. But I still love the house though. Because this is my house and I have so many history and so many memories.
I guess the air is a little bit different now, and maybe also the plants and the water. But my heart stays the same and feel the warmth of this house always.
2021年1月21日木曜日
Tuhan ada dimana?
Nduk Aghni,
kata orang orang, atau setidaknya kata ibumu, Allah itu ada di atas. Konon Allah melihat kita dari atas dan selalu mengawasi gerak gerik kita. Konon Allah sangat peduli dengan apakah kamu keluar rumah pake kaki kanan atau kiri, atau makan pakai tangan apa. Konon Allah sangat mempermasalahkan apakah laki2 berjenggot atau tidak, atau wanita harus menyembah laki laki.
Nduk, Allah itu ada dimana mana. Lain dengan pandangan umum kalau Allah itu di atas, Allah itu sebenarnya ada disini, didepan kamu, disamping, di kiri, dibelakang, di atas dan bawahmu. Allah itu melingkupimu, dan tahu lebih banyak tentang kamu daripada kamu tau soal urat nadimu.
Allah itu Tuhan. dan Tuhan itu Allah. Tuhan juga tidak butuh nama yang diberi oleh manusia. Biarlah Allah dan Tuhan menjadi satu yang kita kenal. Cobalah mengenalNya dari kitab suci, yang asli, yang tidak dikarang oleh manusia. Bacalah dan hayatilah. Karena kitab itu ditulis Tuhan sendiri, rasakanlah vibrasinya menyatu dengan alam semesta. Dan tinggalkan semua kata kata manusia, SEMUA kata kata manusia.
Cobalah merasakan, kehadiranNya sebagai bukti keberadaanNya. Alam ini adalah bukti keberadaan Tuhan. Setiap kamu bingung dimana berpijak, ingatlah bahwa gravitasi itu sendiri adalah keajaiban. Gravitasi adalah contoh kekuatan yang kamu rasakan, meskipun tidak terlihat. Gravitasi adalah magic. inilah yang membuatmu tetap disini, berotasi dengan semesta.
2021年1月20日水曜日
The most beautiful thing I've ever seen
Pagi itu tanggal 2 Juli 2014. Lahir anakku. Momen yang tak terbanyangkan, dan kebahagiaan mengalir disekujur tubuhku. The most beautiful thing I've ever seen. Hingga hari ini, kebahagiaan selalu bersama papi saat melihat anak papi tumbuh dan bisa ngoceh, lari lari, main, nulis, atau apa aja. You are the source of my happiness. You are my sunshine. I hope the best life for you.
2021年1月19日火曜日
Surprise Eggs
Dear Aghni.
Papi kadang membayangkan Aghni besar nanti akan ngobok ngobok internet buat cari tau lebih banyak tentang Papi. Dan papi tau mungkin saja Aghni akan datang di halaman halaman ini. Memang itu yang papi pengen. Misalnya papi bisa menulis surat tiap hari untuk Aghni, mungkin bisa menjadi semacam terapi buat papi.
Tau kan? dengan umur papi segini, yang pasti Aghni nanti juga akan mengalaminya. Sadar kalau semakin tua kita semakin ga bisa mengontrol kehidupan. Nanti kehidupan yang akan semakin mengontrol kita. Tapi jangan kuatir. keikhlasan akan menjadi penolong kita.
Aghni suka banget mainan, contohnya di animasi foto itu. Hampir tiap minggu papi belikan surprise eggs atau surprise2 lainnya. yang sepertinya ngga terlalu surprising anymore buat Aghni, tapi udah banyak dan papi yakin Aghni juga suka.
Dirumah banyak sekali surprise eggs, berceceran diamana mana. Asal Aghni senang ngga masalah.
Kemarin dan hari ini papi sibuk dengan rencana bikin interior campervan kita. Ini lucu. Papi juga deg degan dikit, padahal papi udah pengen campervan dari dulu banget, sebelum kita bisa punya mobil putih kotak yang kayak roti tawar itu. Moga moga dengan adanya campervan dimana kita bisa masak n chill out diluar itu, kehidupan kita akan lebih lengkap lagi dengan vacation vacation yang perlu kita rasakan tiap minggu. Terutama dimasa pandemi ini.
Doa dari masa lalu ini semoga menjadi doa terbaik.
2021年1月18日月曜日
Memburu kabut
Akhirnya kita dapati kabut dikaki gunung panderman. Sangat tebal dan baunya khas. Papi berharap nanti bisa bersua lagi dengan kabut kabut atau sunshine lainnya dengan campervan kita. Terutama saat pandemi usai dan kita bisa berlibur keluar kota lagi. Mungkin suatu saat nanti Mami sudah mau diajak tidur di mobil, tidak usah masuk hotel. He he he.
2018年11月2日金曜日
Media
saya baru sadar apa yang terjadi kalau orang yang terlalu banyak berkumpul dengan orang-orang yang sama setiap harinya. Saya hampir belum bisa melihat semangat yang sama yang ditunjukkan nya waktu masih bekerja di tempat saya dulu. Saya harap saya salah soal itu. Tapi pemikiran-pemikirannya hampir tidak ada yang original lagi.
2018年2月3日土曜日
2017年9月16日土曜日
Pengalaman saya membeli mobil Gran Max untuk mobil keluarga
mungkin buat Anda yang lagi pengen tahu... kira2 Gran Max itu mobil bagus nggak buat keluarga? Saya jawab: iya. tapi ini menurut versi saya. Kalau Anda suka mobil bergengsi, jangan beli mobil ini buat keluarga. Kekurangan mobil ini antara lain: jok yang kurang lembut, suspensi yang kurang enak kalau isinya dikit (tapi begitu isinya full, misalnya ngangkut 6 orang gemuk, rasanya enak sekali suspensinya), mobil sering dikira mobil servis/bisnis jadi suka diremehkan di jalan, terus klo Anda kurang kuat mentalnya, bisa kurang pede soalnya kurang gengsi.
Kelebihan mobil Gran Max adalah .... kapasitas gede, bisa bawa barang apa aja dan orang maksimal 12 orang. Bisa dipakai bisnis macem2, dan ruang yang lega ini... bisa dipakai campervan seperti punya saya;... ibarat rumah berjalan lah...
So, meskipun banyak orang kurang suka. tapi kalau Anda suka, jangan kuatir... apapun yang disuka pasti bikin Anda bahagia...
2017年9月15日金曜日
2017年7月1日土曜日
myth

I don't feel happy about it, but it's not something that makes me sad, too. Life has so much more to offer than happiness or sadness, and I have embraced maybe almost all of its myths.
my dad and my wife's dad are two different people that teach me something. I grew up thinking that my father was the greatest man without a fault. He did his religion very well, he also gave us a big house that we all can share now. He did everything he could for himself, except for one thing; he died too soon. He said many times about not wanting to die of disease or age. He wanted to suddenly died of nothing. Simply because he doesn't like to watch people died in suffer. He did well of his religion too, and well of taking care of his family, except for that very thing; of death.
One day we found him laid on bed, on a sunny great evening. He didn't respond to my calls, he didn't respond when I woke him up, or when I touch his eyes. I had some minutes alone with my dad when he suddenly dead and people were rushing around the house to prepare for his funeral. Those single minutes you spend with someone that you love, who guided you with so many things in life, with your most hero who suddenly became inanimate. I couldn't describe the feeling. It was so awful. And I was only 10 years old.
I really missed him. I wish he could live longer to guide my life. Right now my tears are just coming out of some deeper feelings that I bring throughout the years without him. I couldn't stop it. I lost my dad too soon. Even in my 38 years of age right now, I still cried if I remember him. Because those moments I spent alone with my dad that evening, after he died, was really awful and terrible. I wish I could wake him up. It is the memory I couldn't share with anyone. I can just write about it.
I wonder why he left us so soon, why he left when I was only 10. Why couldn't I get more time to talk about many things with him.
But as I grew older, I realize that he wasn't the biggest, flawless hero that was there in my mind during my childhood and teenage. Sometimes I think about the possibility of my dad was dead intentionally. Even though I know that he was a good and caring person, I gradually think that he wasn't that good man to try to live longest time for his family. He wanted life for his own sake. Part of me has embraced the hatred of that moment when he left. But maybe, just maybe, it is the hatred of not being able to bring him back to life. I could never say goodbye to him.
All I could remember is that he died in smile. That might be a good feeling he had for last.
---------------------------
And now about my father in law, is quite a different thing. My wife's father wanted to live the longest life. I have a feeling he wanted to life 200 years or so. His life was not really good. He was died about a month ago, leaving so much debt. He was a broken man, with so much debt that gave his family a great deal of grieve. It was all started with a ponzy scheme business that he was running. The problem with this kind of business is that when it collapsed, the money never came back. You can always find many stories regarding 'bisnis Maryoso' in LDII, and find a lot of different stories telling you about that filth of money game had to do with so many people.
In LDII, people share those stories about bisnis Maryoso like it was real, even when stupidity drives people giving their money to their believed ones carelessly, to find that the money will be gone one day in the great collapse. My wife's family were so much affected by the collapse of their father's business, that it took each member of the family to suffer in a mostly punishing members of society their living as their closest circle.
After the great collapse of bisnis Maryoso (or it might be better called as the business run by the leaders in LDII), there were told about around Rp 500.000.000,- (around 375.000USD) or so that my wife's father had in debt, and it is just a small percentage of the great loss people had in sum from the case. And the money belonged to their family's most inner circle, including siblings, cousins, aunts and nephews. Their money were suddenly disappeared and became his debt. People were coming to their house and took away everything, including their cars, motorbikes, TV, radios, even books. So the family went from very much to very less. My dad in law ran away from his debt to another city for several years, and live as a fugitive to his own closest circle.
He recently came back from his run after many years leaving his family, including my wife to suffer in the most painful punishment from their family members who are affected. Some became enemies, and some are giving inappropriate gestures for so many years. His dad was one day crippled from some accident, or maybe some fights? Who knows.
So came the day he died. All the promises were broken. I remember the day he promised to give me a great amount of money for a hajj pilgrimage with my wife. I suspect he promised that to me as a disguise of his failure.
The man died in grieve on his face.

















